Kemaren gw abis ujian s2 UI, gila aja soale susah banget. TPA nya terutama, soal matematikanya....wah pokoknya gw nembak semua deh.
Jujur gw ga suka matematika, dan gw terpaksa ngerjain tes ini karena ini wajib diikuti oleh semua calon S2.
Bahasa inggrisnya aja, banyakan bacaan, mending pendek bacaannya. Gw jadi tambah pusing bacanya.....
Soal essay kemaren juga bikin gw mati kutu, kalo soal isu publik seh masih bisa ngarang eh soal B, gw bener2 ga bisa jawab. Yah sekarang gw berharap aja, kalo emang udajh jalannya, gw lolos tapi kalo engga????
Yah terpaksa gw ikut lagi deh gelombang kedua....
Gimana gw bisa buktiin my capability kalo gw ga lolos S2 ini.
Jadi hari2 selanjutnya adalah Menunggu...
Wishing me luck ye...!!!
tambah lagi masalah kantor blom kelar, this is a very complicated problem related to my own life. I have to free my mind so I could thing all problems calmly.
ya Allah, gw ga tau kenapa banyak banget masalah dalam hidup gw???
Gw sadar, Engkau ga bakal ngasih cobaan di luar batas kemampuan hambaMu,
Gw yakin semua bisa diselesaikan....walaupun cucuran airmata udah abis gw keluarin, walaupun gw hilang kontak ma anak2 gw, walaupun gw engga termasuk karyawan yg di sayang bos, walaupun gw ga terlalu dianggap di kantor, walaupun gw benar2 harus memulai semua dari nol...
Semua gw pasrahin padaMu ya Allah, the only one I want is I can get my confidence...
Monday, March 26, 2007
Wednesday, March 14, 2007
SOMEONE BETTER THAN HIM
LAST YEAR,I SAW SOMEONE, HE WAS ONE OF MY CLOSE FRIENDS WHEN I WAS STILL ON COLLEGE.
I WAS CLOSE TO HIM BEFORE, HE BECAME MY SPECIAL FRIEND.
aFTER SIX YEARS, I MET HIM AGAIN BUT I AM NOT A SINGLE WOMAN ANYMORE, I AM A WIDOW WITH TWO CHILDREN.
BUT, INEVER EXPECT THAT HE WOULD BE MY SOMEONE AGAIN...
AFTER I GOT MUCH PAIN ON MY LIFE, I FINALLY FOUND SOMEONE.
NOW, HE IS THE BEST FOR ME, HE TAKE ME JUST THE WAY IAM, HE TAKE MY CHILDREN. THE IMPORTANT THING IS HE LOVES ME VERY MUCH...
(THANK YOU FOR LOVING ME AND GIVING ME A BIG HAPPINESS!)
I WAS CLOSE TO HIM BEFORE, HE BECAME MY SPECIAL FRIEND.
aFTER SIX YEARS, I MET HIM AGAIN BUT I AM NOT A SINGLE WOMAN ANYMORE, I AM A WIDOW WITH TWO CHILDREN.
BUT, INEVER EXPECT THAT HE WOULD BE MY SOMEONE AGAIN...
AFTER I GOT MUCH PAIN ON MY LIFE, I FINALLY FOUND SOMEONE.
NOW, HE IS THE BEST FOR ME, HE TAKE ME JUST THE WAY IAM, HE TAKE MY CHILDREN. THE IMPORTANT THING IS HE LOVES ME VERY MUCH...
(THANK YOU FOR LOVING ME AND GIVING ME A BIG HAPPINESS!)
Wednesday, March 7, 2007
LOVE IS NOT ENOUGH...
Mungkin itu adalah suatu ungkapan yang pas saat ini setelah gw mencoba menjadikan cinta sebagai fondasi rumah tangga. 6 tahun sudah gw bertahan dengan satu alasan" dulu kami saling mencintai". cukupkah ini??? bertahun-tahun gw pahami artinya dan gw temukan jawabannya" of course, it's not enough". Dulu memang gw hidup dalam dunia impian, dunia dimana gw merasa cinta bisa menyelesaikan segala-galanya, dunia dimana cintalah yang bisa mendamaikan kita, dunia dimana cinta bisa menyelesaikan hal sesulit apapun.But...gw tersadar dengan satu kondisi bahwa Love is not enough anymore, gw butuh hal laen yang lebih nyata, gw butuh hal yang lebih bisa membuktikan.
Cinta butuh pengertian tidak hanya saling menerima kebaikan tetapi lebih kepada menerima kekekurangan. Cinta bukan hanya tinggal serumah dan 'have a sex" everytime he want. Yang paling esensial dibanding semuanya, cinta itu butuh materi.
Apa gw bisa ngasih makan anak gw dengan cinta? atau berobat ke dokter dengan cinta bahkan cinta ga bisa membayar sewa rumah, listrik dan uang sekolah anak.
Salahkah gw merubah pola pikir yang dulunya "everything based on love" menjadi "love is money".
So...it depends on you ! you can choose the best way to live, it is based on love or based on money!( Don't say that money could not make you happy!)
Gw hanya mencoba memberikan sedikit pengalaman yang totally ngerubah hidup gw sekarang. That's all..!!!
Cinta butuh pengertian tidak hanya saling menerima kebaikan tetapi lebih kepada menerima kekekurangan. Cinta bukan hanya tinggal serumah dan 'have a sex" everytime he want. Yang paling esensial dibanding semuanya, cinta itu butuh materi.
Apa gw bisa ngasih makan anak gw dengan cinta? atau berobat ke dokter dengan cinta bahkan cinta ga bisa membayar sewa rumah, listrik dan uang sekolah anak.
Salahkah gw merubah pola pikir yang dulunya "everything based on love" menjadi "love is money".
So...it depends on you ! you can choose the best way to live, it is based on love or based on money!( Don't say that money could not make you happy!)
Gw hanya mencoba memberikan sedikit pengalaman yang totally ngerubah hidup gw sekarang. That's all..!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)